Tampilkan postingan dengan label Seputar Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Kehamilan. Tampilkan semua postingan

Tanda Ciri Wanita Hamil

Bagi wanita mengenali akan tanda awal kehamilan tentunya tak boleh dianggap remeh. Apalagi bagi pasangan suami istri yang telah lama menikah dan belum juga dikaruniai buah hati dalam kehidupan rumah tangganya. Karena dengan adanya ciri seorang wanita yang sedang hamil muda sangat diharapkan bagi pasangan ini. Bagi yang telah mempunyai pengalaman dalam menjalani kehamilan tentunya tanda wanita hamil telah dikenali dengan baik, walaupun terkadang tanda-tanda kehamilan berbeda antara seorang wanita dengan wanita lainnya.

Tanda-tanda kehamilan yang terjadi pada pasangan muda yang baru menjalani proses pernikahan tentunya akan sangat diharapkan. Karena tentunya salah satu tujuan pernikahan adalah hadirnya sang buah hati dalam lingkungan keluarga baru mereka. Karena dengan hadirnya sang anak akan bisa menjadi pelengkap kebahagiaan sebuah rumah tangga yang baru dibangunnya. Tidak dapat dipungkiri pula bahwasannya banyak perempuan telah menikah menganggap bahwa keterlambatan dalam menstruasi adalah salah satu tanda kehamilan yang paling bisa dirasakan. Tetapi perlu digarisbawahi bahwasannya tidak semua yang terlambat haid menstruasi tersebut berarti seseorang wanita telah hamil.

Tanda Ciri Awal Kehamilan

Terlambat menstruasi bisa merupakan salah satu ciri tanda awal kehamilan tetapi bisa juga karena sesuatu hal yang terjadi dalam proses hormon pada wanita yang bersangkutan. Untuk itulah diperlukan pengetahuan dalam mengenali akan berbagai macam tanda gejala kehamilan yang terjadi pada seorang wanita dengan baik serta benar juga.

Beberapa tanda wanita hamil dapat kita simpulkan bila kita menemui beberapa gejala berikut ini yang terjadi pada seorang perempuan diantaranya yaitu :
  1. Perubahan pada payudara. Kita tahu bahwa hormon yang banyak terjadi peningkatan ketika seseorang hamil adalah hormon esterogen dan progesteron. Kedua hormon yang mengalami peningkatan ini akan menyebabkan perubahan pada payudara wanita yang bersangkutan. Perubahan payudara pada awal kehamilan bisa berupa puting susu (areola mamae) akan berwarna semakin gelap dan juga terasa semakin membesar daripada sebelumnya. Payudara membesar atau membengkak ini maka akibatnya akan terasa lebih sensitif terhadap rangsang nyeri dan juga sakit ketika dipegang.
  2. Banyak kencing. Peningkatan frekuensi sering kencing pada awal kehamilan karena janin yang terbentuk pada awal-awal kehamilan ini mendesak kandung kemih sehingga hal ini akan berakibat akan sering buang air kecil daripada keadaan sebelumnya.
  3. Keluhan mual muntah pada pagi hari. Keluhan ibu hamil yang umum juga banyak dirasakan pada masa-masa awal kehamilan dan pada umumnya terjadi sampai dengan tiga bulan kehamilan awal. Walaupun hal ini juga tidak selalu terjadi pada ibu hamil. Hal ini karena adanya peningkatan yang terjadi pada HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) pada ibu hamil.
  4. Terjadi sembelit. Sembelit saat hamil juga karena akibat terjadi peningkatan pada hormon progesterone. Salah satu manfaat dari hormon ini adalah mengendurkan otot-otot rahim pada saat-saat kehamilan. Tetapi selain hal tersebut hormon progesterone bisa mengakibatkan mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar yang terjadi pada ibu hamil. Tetapi dari hal tersebut ada keuntungan dari keadaan seperti ini yaitu akan memungkinkan penyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil baik itu bagi sang ibu hamil sendiri atau pun bagi sang calon janin.
  5. Merasakan cepat lelah. Pada ibu hamil akan juga sering terjadi rasa cepat lelah. Hal ini karena semua organ dalam tubuh sang ibu hamil bekerja lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan baik bagi sang ibu atau pun bagi sang janin. Selain karena memang banyaknya perubahan hormon yang terjadi pada awal kehamilan. Selain itu dengan bertambah besarnya usia kehamilan maka beban akan bertambah bagi sang ibu pula. Ini adalah bagian dari tanda ibu hamil yang bisa dirasakan.
Tanda kehamilan diatas adalah sebagian dari tanda-tanda awal bahwa seseorang telah memasuki masa awal kehamilan. Hanya saja ciri wanita hamil dari satu orang wanita terhadap wanita yang hamil lainnya tidak akan selalu sama persis. Karena tergantung juga pada peningkatan dan perubahan hormon pada wanita yang bersangkutan.

Demikian tadi beberapa hal yang menyangkut mengenai tanda gejala pada awal kehamilan yang bisa dirasakan oleh seorang wanita ataupun seorang ibu. Untuk bisa memastikan tentunya juga dengan melakukan tes kehamilan yang bisa dilakukan dengan pemeriksaan darah ibu yang bersangkutan dan juga pemeriksaan USG. Simpelnya bisa dilakukan dengan menggunakan alat pemeriksaan tes kehamilan yang berupa test pack yang mudah didapatkan di apotik-apotik terdekat.

Proses Kelahiran Bayi

Alhamdulillah akhirnya kehamilan istri yang berlangsung selama 9 bulan ini diakhiri dengan sebuah proses kelahiran bayi yang sungguh menakjubkan. Dan ini juga adalah salah satu keajaiban Allah dalam sebuah proses kehamilan. Sebuah proses panjang kehamilan seorang ibu akan berakhir dengan tibanya masa melahirkan atau pun sebuah proses persalinan normal.

Dalam sebuah proses melahirkan dalam dunia medis kita mengenalnya dengan istilah kala persalinan yaitu kala 1, kala 2, kala 3, dan kala 4. Kala 1 disebut juga dengan tahap pembukaan (pembukaan serviks). Kala 2 persalinan disebut dengan istilah tahap proses pengeluaran bayi. Kala 3 disebut dengan kala pengeluaran uri (placenta). Dan terakhir adalah kala 4.

Proses Tahapan Persalinan Kelahiran  Bayi

Yang dimaksud dengan kala pertama (kala 1) adalah pembukaan dan dimulai dengan his persalinan yang pertama sampai pembukaan cervik menjadi lengkap. Pembukaan 1-10. Pada tahapan proses persalinan pertama ini dibagi menjadi 3 fase yaitu fase laten persalinan dan fase aktif.

Fase laten adalah fase pembukaan yang sangat lambat ialah dari 0 sampai 3 cm yang membutuhkan waktu 8 jam. Fase aktif terbagi menjadi 3 yaitu Fase accelarasi ( fase percepatan ) dari pembukaan 3 cm sampai 4 cm yang di capai dalam waktu 2 jam. Fase Dilatasi maksimal yaitu dari pembukaan 4 cm sampai 9 cm yang di capai dalam waktu 2 jam. Fase Decelerasi (kurangnya kecepatan) dari pembukaan 9 cm-10 cm selama 2 jam.

Kala II persalinan adalah tahapan dimana terjadi pembukaan sampai pembukaan lengkap dan terakhir sampai lahirnya sang bayi. Kala III atau kala uri ini adalah masa dimulainya dari kelahiran bayi sampai dengan placenta dilahirkan. Sedangkan yang dimaksud dengan kala IV adalah Masa 1-2 jam setelah placenta lahir. Dalam klinik, atas pertimbangan pertimbangan praktis masih diakui adanya kala IV persalinan meskipun masa setelah plasenta lahir adalah masa di mulainya masa nifas ( puerperium ) mengingat pada masa ini sering timbul perdarahan.

Dan alhamdulillah istri dalam kehamilan ke dua ini telah melampaui dan melalui semua tahap persalinan tersebut. Awal proses kelahiran putra kedua ini dimulai dengan adanya tanda-tanda persalinan dengan adanya rasa kontraksi (kenceng mules) setelah magrib sampai dengan kontraksi bertambah dan jam 00.30 saya bawa istri ke Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang. Ketika di UGD Dokter Jaga Kebidanan mulai melakukan pemeriksaan dalam (VT) tetapi didapatkan hasil belum ada pembukaan.

Setelah itu sebelum masuk ke ruangan rawat inap dilakukan USG kehamilan dan dilakukan pemeriksaan dalam ulang karena istri merasakan kontraksi bertambah. Pemeriksaan didapatkan telah terjadi pembukaan 1 cm dan jam menunjukkan pukul 02.00 pagi tanggal 6 februari 2013. Setelah masuk ruangan perawatan sampai dengan jam 05.10 menit kontraksi bertambah sering dan itu juga yang masuk dalam kala persalinan 1. Dilakukan pemeriksaan ulang dan didapatkan hasil telah terjadi pembukaan 8 cm sehingga ketika itu istri langsung di bawa ke tempat ruang bersalin (VK).

Dokter kandungan kami yaitu Dr. Harry Tjahjanto, SpOG (K.Fer) tiba di ruang VK pukul 05.45 dan langsung memimpin persalinan. Pimpinan persalinan dimulai dengan kehadiran dokter Harry dan alhamdulillah tepat pukul 05.50 WIB tanggal 6 Februari 2013 lahir anak kami yang kedua dengan jenis kelamin laki-laki. Dan inilah yang dimaksud dengan kala 2 dalam tahap proses kelahiran bayi.

Setelah proses kelahiran bayi maka mulai masuk dalam kala 2 yaitu kalau uri atau kala pengeluaran placenta. Setelah placenta berhasil dikeluarkan dan menjahit luka setelah melahirkan selesai maka bayi kami setelah melakukan penimbangan dan penandaan bayi baru lahir maka istri kembali di bawa ke ruangan rawat dan masuklah dalam kala 4 yaitu masa 1-2 jam dan alhamdulillah tidak terjadi perdarahan dalam kala 4 tersebut. Karena dalam kala 4 yang perlu diwaspadai adalah perdarahan post partum.

Semua tahapan proses melahirkan tersebut saya saksikan sendiri karena saya mendampingi dan berada di sisi istri sampai dengan persalinan berakhir. Sama seperti ketika anak pertama saya dilahirkan di ruangan yang sama, dokter yang sama pula 4 tahun yang silam. Sungguh pengalaman yang tak terlupa oleh saya menyaksikan tahap demi tahap persalinan istri saya.

Alhamdulillah ya Allah..milik-Mu lah segala Pujian. Alhamdulillah istri dalam keadaan sehat dan putra kami juga dalam keadaan sehat. Terima kasih Dr. Harry Tjahjanto SpOG (K.Fer) dan tim kesehatan (bidan), Residen Obsgyn, dokter Anak atas bantuannya dalam proses kelahiran anak saya.

Terima kasih kepada Mbah dan Eyang serta Pakdhe, Budhe, Om, Tante yang selalu berdoa untuk kelancaran proses kelahiran anak kami. Dan juga kepada sahabat-sahabat blogger serta juga kawan-kawan semuanya atas doa-doa kalian semuanya agar keselamatan dan kelancaran dalam persalinan istri. Semoga Allah Ta'ala membalas dengan kebaikan yang berlipat ganda aamiin..aamiin.

Tanda-Tanda Persalinan

Melahirkan adalah sebuah proses keluarnya janin bayi dari rahim seorang ibu hamil ke dunia luar. Tentunya persalinan ini adalah ujung dari proses kehamilan pada ibu hamil dari awal proses pembuahan (bertemunya sel telur dengan sel sperma) sampai dengan tiba masanya saat persalinan normal datang.

Hal ini pula yang menyebabkan saya harus memendam keinginan besar untuk bersilaturahmi dengan sahabat-sahabat blogger dalam pertemuan majlis Sepetang Bersama Blogger 2013 yang diadakan di Kuala Lumpur di Hotel Singgahsana, Petaling Jaya, Selangor pada jam 2.00pm, 26/1/2013 ini atas anjuran Denaihati Network. Bila sahabat-sahabat blogger Indonesia berminat masih ada waktu untuk mendaftar di link tersebut di atas. Sehingga hal tersebutlah yang membuat saya juga harus memohon maaf kepada sahabat denaihati atas undangan kehormatan bagi saya yang tidak bisa untuk menghadirinya.

Tanda Awal Akan Melahirkan, Ciri Tanda Persalinan

Kembali pada hal pokok pembicaraan kita mengenai tanda awal melahirkan ini. Beberapa minggu kemarin istri sempat mondok di rumah sakit karena adanya rasa kenceng-kenceng dan mules yang dirasakannya. Sehingga hal ini membuat saya harus segera membawanya ke hospital dan melakukan pemeriksaan kehamilan. Ternyata karena umur kehamilannya yang baru 34 minggu maka persalinannya atas anjuran dokter harus dipertahankan karena belum cukup umur dan bila tetap lahir maka akan dalam kategori kelahiran premature.

Untuk itulah perlunya kita mengetahui akan tanda-tanda awal kelahiran akan segera tiba. Karena dengan mengetahui ciri persalinan akan berlangsung akan membantu kita untuk segera mencari pertolongan kepada tenaga kesehatan baik itu bidan atau pun datang ke Rumah Sakit.

Berikut cara mengenali tanda persalinan segera berlangsung diantaranya yaitu :
  1. Sakit pada panggul atau pinggul. Hal ini karena adanya peningkatan pergerakan dan juga pergeseran janin yang mulai menekan pada daerah tersebut. Rasa sakit ini juga harus bisa dibedakan apakah sakit biasa atau karena akan melahirkan. Bila ibu hamil yang pernah melahirkan akan bisa membedakannya, akan tetapi pada ibu hamil anak pertama hal ini juga bisa cukup membingungkan untuk membedakannya.
  2. Keluarnya lendir yang bercampur darah. Hal ini berarti juga merupakan ciri tanda segera melahirkan karena adanya proses pembukaan. Dalam istilah kesehatan dan medisnya disebut dengan bloody show. Pada waktu bersamaan dengan ini akan terjadi proses pelunakan, pelebaran, serta penipisan mulut rahim.
  3. Adanya Kontraksi. Kontraksi pada ibu hamil yang akan melahirkan berjalannya secara teratur dan konsisten dan kontraksi akan bertambah banyak dalam 15 menit maka ini juga tanda segera datangnya proses melahirkan. Kontraksi khas akan melahirkan ini terasa makin sering, makin lama waktunya, dan makin kuat terasa, disertai dengan mulas atau nyeri seperti halnya kram perut. Perut ibu hamil akan terasa kencang. Nyeri yang dirasakan terjadi pada bagian atas atau bagian tengah perut atas atau puncak kehamilan (fundus), pinggang dan panggul serta perut bagian bawah. Hal ini juga harus dibedakan dengan kontraksi palsu (his palsu) dalam istilah medisnya dikenal dengan kontraksi Braxton Hicks. Ini pula yang beberapa hari yang lalu membuat istri harus menginap di Rumah Sakit 1 hari karena mengira ini adalah tanda kontraksi akan bersalin.
  4. Pecahnya Air Ketuban. Ini juga dialami istri ketika menjalani proses kelahiran anak pertama. Ketika air ketuban mulai pecah dan bocor maka hal ini kita kenali dengan tanda pecah ketuban seperti merasakan semburan air atau hanya rembesan, namun peristiwa pecahnya air ketuban tidak terasa, karena membran tidak memiliki syaraf. Pada istri saya kejadiaannya hanya merembes saja sehingga waktu itu segera datang ke Rumah Sakit Ini juga yang disebut dengan Pecah Ketuban Dini (KTD). Cairan ketuban umumnya mempunyai warna yang bening, tidak berbau, dan akan terus keluar sampai ibu akan melahirkan. Keluarnya cairan ketuban dari jalan lahir ini bisa terjadi karena berbagai hal. Bisa karena mengalami trauma, infeksi, atau bagian ketuban yang tipis (locus minoris) berlubang dan pecah. Bila pecah ketuban berarti selaput ketuban sudah ada 'hubungan' dengan dunia luar dan hal ini membuka potensi kuman untuk masuk. Karena itulah ibu hamil harus segera mendapatkan penanganan dan dalam kurun waktu maksimal 24 jam diharapkan bayi sudah bisa dilahirkan. Bersamaan pecahnya membran ini, ibu akan mengalami kontraksi atau nyeri yang lebih intensif.
Demikian beberapa hal mengenai tanda ciri akan melahirkan yang perlu kita ketahui baik bagi ibu hamil itu sendiri maupun bagi sang ayah. Dan hari-hari ini juga sedang mempersiapkan sebuah nama baik untuk anak.

Mohon doanya pula bagi sahabat-sahabat semuanya agar nantinya proses kelahiran anak kedua saya bisa berjalan dengan lancar dan sehat bagi sang ibu maupun anak saya aamiin..aamiin.

Menghitung Masa Subur Wanita

Kehamilan dalam sebuah kehidupan rumah tangga adalah tentunya akan menjadi idaman. Karena dengan kehadiran buah hati akan bisa meramaikan dan melengkapi suasana sebuah keluarga. Masa subur seorang wanita berkaitan erat dengan siklus haid. Menstruasi haid adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi baik FSH-Estrogen atau LH-Progesteron. Periode ini penting dalam hal reproduksi. Pada wanita, biasanya akan terjadi dalam tiap bulannya antara usia remaja sampai menopause. Itu adalah pengertian haid datang bulan.

Cara Rumus Menghitung Masa Subur

Setelah kita mengetahui akan siklus haid maka kita beranjak ke masa subur wanita. Yang dimaksud dengan masa subur adalah suatu masa yang berada dalam siklus menstruasi wanita dimana waktu tersebut sel telur yang telah matang siap untuk dibuahi. Sehingga bila istri melakukan hubungan seksual pada waktu tersebut kemungkinan akan membuahkan kehamilan akan lebih besar.

Pengertian masa subur yang lainnya adalah masa yang berada disekitar waktu keluarnya sel telur tersebut (pada umumnya bagi yang mempunyai siklus menstruasi 28-30 hari berada antara hari ke 12 hingga hari ke 18 dihitung dari hari pertama menstruasi ). Pada saat tersebut tingkat kesuburan wanita yang berpotensi sebuah kehamilan jika berhubungan.

Ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bila kita akan menentukan dan menghitung masa subur ini. Cara menghitung masa subur ini kita perlu perhatikan beberapa aspek berikut ini :

Sistem Kalender.
Sistem ini biasanya juga digunakan oleh pasangan suami istri ketika menggunakan KB alami atau disebut pula dengan kontrasepsi alami. Dengan sistem kalender ini akan bisa dihitung masa subur dan masa tidak subur pada seorang wanita. Yang menginginkan kehamilan tentunya pula bisa menggunakan metoda ini untuk berusaha mendapatkan momongan. Cara menghitungnya perlu tahu juga apakah siklus haid teratur atau tidak teratur. Bagi yang teratur menstruasinya masa subur anda akan berlangsung 14 +/- 1 pada hari haid berikutnya. Ini berarti bahwa masa subur anda berlangsung pada hari ke 13 sampai hari ke 15 sebelum tanggal haid yang akan datang.

Bila menstruasi tidak teratur maka kita harus tahu siklus selama 6 bulan dahulu. Jumlah hari pada siklus terpanjang yang didapatkan, dikurangi dengan 11 akan diperoleh hari subur terakhir dalam siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpendek dikurangi 18, maka dari ini akan diperoleh hari subur pertama dalam siklus haid tersebut.

Kita bisa ambil contoh sebagai berikut : siklus terpanjang = 31, sedangkan siklus terpendek = 26, maka masa subur dapat dihitung, 31 - 11 = 20, dan 26 -18 = 8, jadi masa subur berlangsung pada hari ke 8 sampai hari ke 20. Ketika kita mengetahui akan masa subur tersebut maka berhubungan suami istri pada saat itu tepat sekali dan dianjurkan.

Mengukur temperatur suhu tubuh.
Normal suhu tubuh berada dalam kisaran 35,5 � 36 derajat celsius. Saat ovulasi berlangsung maka suhu bisa mencapai 37 � 38 derajat celcius dan tidak akan kembali ke suhu normal 35 derajat. Kenaikan suhu tubuh terjadi apabila sudah terbentuknya hormon progesteron yang bertugas menyiapkan jaringan dalam rahim untuk menerima sel telur yang telah di buahi.

Hanya saja cara ini tidak semudah cara dan rumus menghitung masa subur yang pertama. Pengukuran ini dilakukan pada saat bangun tidur dengan memasukkan termometer ke dalam dubur atau mulut vagina selama 5 � 6 menit. Tutup kembali mulut vagina selama pengukuran berlangsung, lakukan hal ini setiap hari pada jam yang sama selama 3 bulan.

Dengan melakukan pemeriksaan dengan USG.
Dengan alat yang satu ini akan lebih jelas terlihat karena pemeriksaannya langsung melihat organ-organ dalam yang berkaitan dengan organ reproduksi wanita.

Melakukan pemeriksaan dengan alat uji masa subur.
Alat uji masa subur ini atau disebut pula dengan ovulation test adalah hal yang paling mudah dalam melakukan cara tahu masa subur wanita. Bekerjanya alat bantu tes ini adalah mendeteksi perubahan-perubahan yang terjadi di dalam tubuh sesaat sebelum ovulasi. Sahabat-sahabat bisa langsung menanyakan di tempat apotik yang menjual alat ini. Dan bagaimana cara bekerjanya serta kapan waktu memeriksanya. Karena alat ini bisa ditemukan di apotik-apotik juga.

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

Kesehatan seorang ibu yang sedang menjalani kehamilan adalah salah satu faktor terpenting yang harus dijaga dan dipelihara selama kehamilan dimulai dari awal kehamilan sampai dengan proses persalinannya nanti. Karena dari sebuah kehamilan sehat diharapkan akan lahir generasi-generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas pula serta pula generasi yang berakhlak baik. Proses kehamilan akan membuat ibu akan semakin rentan terhadap gangguan kesehatan baik bagi sang ibu atau sang janin. Dan bila ibu hamil mengalami gangguan kesehatan maka hal ini akan sedikit banyak berpengaruh pula pada kesehatan janin yang ada dalam kandungannya.

Cara Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

Pengetahuan yang baik mengenai bagaimana cara menjaga kesehatan ibu hamil wajib diketahui oleh para ibu yang hamil demi untuk kesehatan ibu hamil itu sendiri atau pun bagi kesehatan janin. Setelah kemarin kita mengetahui akan beberapa penyebab kematian ibu hamil yang perlu kita waspadai bersama maka kali ini kita akan belajar bersama mengenai cara sehat menjaga ibu hamil agar senantiasa terjaga kesehatannya dengan lebih baik dan akan bisa juga menurunkan angka kematian ibu hamil.

Berikut tips menjaga kesehatan ibu hamil selama dalam proses kehamilan dan juga setelah melahirkan yang perlu menjadi perhatian bagi kita semuanya :
  1. Memperhatikan Nutrisi Gizi Ibu Hamil. Nutrisi yang sehat dan bergizi bagi seorang ibu hamil adalah hal yang pertama menjadi perhatian kita. Karena pasokan gizi yang baik dan sehat akan sangat berpengaruh kepada ibu hamil sendiri dan juga kesehatan sang janin. Kita harus bisa mengupayakan konsumsi ibu selalu bisa memenuhi kriteris empat sehat lima sempurna serta juga gizi yang seimbang. Karena hal ini juga bisa menjadi cara yang efektif untuk mencegah kematian ibu hamil yang disebabkan karena adanya anemia, atau pun perdarahan pasca melahirkan.
  2. Menjaga Kebersihan Lingkungan Ibu Hamil. Kita tahu bahwasannya lingkungan akan sangat berpengaruh dalam hal kesehatan termasuk juga dalam masa kehamilan ini. Lingkungan yang kurang sehat akan bisa menjadi sarang berbagai macam bakteri serta virus yang bisa menjadi salah satu penyebab infeksi komplikasi. Untuk itu memilih tempat pelayanan kesehatan pada saat melahirkan juga perlu menjadi perhatian bagi sang ayah ketika akan menentukan tempat bersalin istrinya nanti.
  3. Mengenali Tanda Bahaya Kehamilan dan Persalinan. Walaupun kita bukan orang-orang yang bergerak dalam bidang kesehatan, tanda ciri bahaya kehamilan persalinan juga perlu diketahui walau mungkin hanya pengetahuan dasarnya saja. Karena hal ini akan sangat menunjang dalam hal memelihara kesehatan seorang ibu hamil. Bagi sahabat-sahabat yang ingin mengetahui akan tanda bahaya kehamilan bisa membacanya di sini yaitu di kehamilan resiko tinggi.
  4. Melakukan Vaksinasi Dalam Masa Kehamilan. Bagi para calon pengantin hal ini juga dilakukan karena merupakan salah satu syarat untuk membuat surat pengajuan pernikahan bagi para pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Dan vaksinasi ini adalah vaksinasi tetanus. Dan vaksinasi itu juga diteruskan pada saat kehamilan. Manfaat imunisasi khususnya imunisasi ibu hamil ini adalah melindungi dari terinfeksi penyakit yang mematikan dan juga infeksi yang bisa memberikan pengaruh buruk pada ibu dan janin.
  5. Pemeriksaan Kesehatan Kehamilan Secara Rutin. Tujuan pemeriksaan ibu hamil adalah untuk bisa mengawasi pada saat-saat proses kehamilan berlangsung sampai dengan masa persalinannya nanti. Dan juga mendeteksi secara lebih awal kemungkinan buruk yang bisa terjadi selama proses tersebut berjalan sehingga dengan adanya deteksi awal ini akan bisa dilakukan pengobatan dan perawatan yang tepat dari tim kesehatan yang ada.
Demikian tadi beberapa hal yang bisa dilakukan baik oleh ibu dan ayah serta keluarga untuk bisa menjaga kesehatan seorang ibu hamil sehingga proses kehamilannya bisa berjalan dengan baik serta sehat dan juga persalinannya pun bisa berjalan dengan lancar.

Penyebab Kematian Ibu

Kematian ibu melahirkan di negara kita termasuk nomer tinggi di bandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Keadaan yang memang harus menjadi perhatian pemerintah dan juga kita sendiri sebagai warga negara untuk turut andil dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) ini yang tentunya juga berkaitan erat dengan pengetahuan masyarakat sendiri dan juga pelayanan serta fasilitas kesehatan yang tersedia di masyarakat.

Pengertian angka kematian ibu (AKI) adalah banyaknya kematian perempuan pada saat hamil atau dalam masa kehamilan atau selama 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lama dan tempat persalinan, yang disebabkan karena kehamilannya atau pengelolaannya, dan bukan karena sebab-sebab lain, per 100.000 kelahiran hidup.

Sedangkan pengertian angka kematian ibu (maternal death) menurut WHO adalah adalah kematian selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakirnya kehamilan, akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya, tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan atau cedera.

Kematian ibu hamil ini berkaitan langsung pula dengan angka kematian bayi (AKB). Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan bahwa angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia tinggi karena persalinan masih banyak dilakukan di rumah dan usia ibu melahirkan yang terlalu muda.

Penyebab Angka Kematian Ibu

Angka kematian ibu adalah bisa digunakan untuk menggambarkan resiko yang dihadapi ibu-ibu selama kehamilan dan melahirkan yang dipengaruhi oleh beberapa keadaan sebagai berikut :
  • Keadaan sosial ekonomi dan kesehatan menjelang kehamilan.
  • Kejadian berbagai komplikasi pada kehamilan dan proses kelahiran.
  • Tersedianya dan penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan termasuk pelayanan prenatal dan obstetrik.
Untuk penyebab kematian ibu hamil dalam masa kehamilan dan juga proses persalinan sampai dengan beberapa hari setelah melahirkan disebabkan dua faktor yaitu faktor penyebab langsung dan penyebab tidak langsung. Penyebab langsung ini berhubungan dengan dengan komplikasi obstetrik selama masa kehamilan, persalinan dan masa nifas (post-partum). Sedangkan faktor tidak langsung berhubungan dengan penyakit yang telah diderita ibu, atau penyakit yang timbul selama masa kehamilan dan masuk dalam kategori resiko tinggi kehamilan dan tidak ada kaitannya dengan penyebab langsung obstretik. Penyakit tersebut diperberat oleh efek fisiologik dari kehamilan itu sendiri.

Penyebab kematian ibu di Indonesia terbagi menjadi 5 yang diambil sample dari RSUP Cipto Mangunkusumo, Jakarta yang dikaji oleh tim kinerja IGD RSCM bagian Obstetri-Ginekologi yaitu :
  1. Perdarahan. Perdarahan post partum dan masa nifas menjadi penyumbang no 1 penyumbang meningkatnya angka kematian ibu ini dengan 20-50 persen kematian disebabkan karena adanya perdarahan yang tidak terkontrol.
  2. Eklamsia. Tanda-tanda eklamsia harus pula diketahui untuk mencegah kematian ibu pula. Bagi sahabat yang ingin mengetahui secara lengkap mengenai eklamsia bisa membacanya di artikel berikut : eklamsia dan preeklamsia.
  3. Sepsis. Pengertian sepsis terutama sepsis karena kehamilan (sepsis maternal) adalah infeksi bakteri yang parah yang terjadi di uterus (rahim) dan terjadi beberapa hari setelah melahirkan. Bakteri penyebab utama penyakit ini adalah Group A Streptococcus (GAS).
  4. Infeksi. Proses infeksi ini masuk dalam penyebab tidak langsung penyebab kematian. Infeksi ini biasanya berupa malaria, tuberkulosis dan hepatitis.
  5. Gagal Paru. Gagal paru merupakan kegagalan pernapasan akut yang berisiko tinggi menimbulkan kematian. Penyebabnya karena embolisme paru (pulmonary embolism) yang terjadi setelah proses persalinan.
Angka kematian ibu di Indonesia menurut survei demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) mencapai 307 dari 100.000 kelahiran hidup. Sedangkan pada tahun 2007 jumlahnya menurun menjadi 228 per 100.000 kelahiran hidup. Pemerintah khususnya Kementrian Kesehatan (Kemenkes) masih dituntut bekerja keras menurunkannya hingga tercapai target Millennium Development Goal (MDG) 5, menurunkan AKI menjadi 102 dari 100.000 pada tahun 2015. Semoga harapan itu bisa tercapai demi meningkatnya kesehatan ibu hamil dan juga kesehatan anak. Karena kesehatan adalah salah satu dari sekian banyaknya nikmat yang dianugerahkan-Nya khususnya nikmat sehat dari Allah Ta'ala yang wajib kita syukuri dan pelihara.

Perawatan Payudara Dalam Kehamilan

Dalam menjaga kesehatan selama masa kehamilan memang perlu dilakukan olah para ibu hamil dan memerlukan akan dukungan penuh dari sang suami. Segala sesuatu dilaksanakan ibu hamil agar nantinya kehadiran sang buah hati sehat dan menjadi anak-anak penerus bangsa yang berkontribusi, bermanfaat kepada kepentingan agama, bangsa dan negara kelak saat dewasa. Sehingga bagi para ibu hamil memerlukan tips kehamilan sehat agar ibu hamil bisa menjalankan masa-masa kehamilan yang menyehatkan serta menyenangkan.

Mulai dari awal ketika mulai pemenuhan kebutuhan gizi yang baik bagi ibu hamil, perawatan payudara untuk mempersiapkan pemberian ASI kepada bayinya saat melahirkan, sampai juga pada persiapan menjelang kelahiran dan juga membeli perlengkapan bayi ketika usia kehamilan sudah 9 bulan. Dan satu hal mengenai perawatan payudara dalam kehamilan perlu ditekankan dalam hal ini untuk membantu ibu dalam hal produksi ASI nya tatkala sang bayi sudah lahir.

Selama kehamilan tubuh ibu hamil mempersiapkan payudara untuk memproduksi ASI sehingga banyak perubahan yang terjadi pada bagian tubuh ini. Bentuknya jadi makin besar, kencang dan berat. Berat payudara mendekati masa melahirkan dapat mencapai 2 kali dari berat normalnya. Pembuluh darah akan bekerja lebih aktif untuk menyiapkan kelenjar pada payudara agar nanti siap memproduksi ASI.

Perawatan Payudara Dalam Kehamilan

Di dalam payudara terdapat 15-25 segmen/cuping yang terdiri atas tandon kelenjar/alveoli. Di sekitar alveoli, lapisan otot membentuk saling terkait. Otot-otot tersebut yang nantinya akan berkontraksi memeras susu keluar dari kantung saluran kecil yang mengalir ke puting susu. Karena SI bagitu banyak manfaat bagi sang anak maka manfaat menyusui ini jangan sampai dikesampingkan oleh para ibu.

Perawatan payudara ini khususnya pada masa kehamilan mempunyai banyak manfaat. Dan diantara manfaatnya adalah sebagai berikut :
  1. Menjaga kebersihan payudara terutama puting susu. Kebersihan adalah hal pokok yang harus dipenuhi untuk bisa menjadikan ASI optimal diberikan kepada bayi baru lahir dan manfaat ASI akan lebih dirasakan bagi sang buah hati.
  2. Merangsang kelenjar-kelenjar air susu sehingga produksi ASI nantinya akan banyak dan lancar. Ibaratnya kita mempersiapkan sebaik mungkin payudara sang ibu sehingga tatkala bayi menyusui bisa berjalan dengan baik lancar dan tanpa adanya gangguan baik baik sang ibu sendiri atau pun bayi sendiri.
  3. Membantu dalam mendeteksi kelainan-kelainan payudara secara dini dan melakukan upaya untuk mengatasinya. Perawatan payudara (Breast Care) dengan tehnik SADARI membantu bila ada benjolan tidak normal pada payudara sehingga bisa dilakukan pengobatan dan perawatan lebih dini lagi untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan.
  4. Mempersiapkan segi mentalitas paraa ibu hamil. Pada ibu hamil untuk pertama kalinya hal ini sangat penting karena dengan mental psikologis yang sehat dan baik akan menunjang dalam produksi ASI nantinya saat setelah melahirkan dan dalam masa menyusui.
Cara perawatan payudara dapat dilakukan dengan beberapa tahap. Perawatan payudara breastcare ini dapat dilakukan dengan metoda seperti berikut ini :
  1. Bila umur kehamilan semakin membesar, tentunya diserta juga dengan membesarnya payudara sehingga dengan hal ini maka gantilah ukuran BH ibu hamil dengan yang lebih besar dengan tujuan dan manfaat memberikan rasa nyaman pada ibu hamil dan juga memberikan dukungan pada organ payudara itu sendiri.
  2. Menggunakan BH yang khusus dirancang untuk menyusui pada akhir-akhir masa kehamilan dan ini akan mempermudah dan melatih ibu hamil tatkala sudah tiba saat menyusui dan hal ini juga mencegah mastitis (Infeksi pada kelenjar susu pada payudara).
  3. Mempersiapkan puting susu ibu. Biasanya masalah pada saat menyusui adalah puting susu yang rata atau masuk kedalam. Bila hal ini dibiarkan maka sang bayi akan mengalami kesulitan dalam menyusui. Caranya dengan lembut putar puting antara telunjuk dan ibu jari ibu sekitar 10 detik sewaktu mandi. Bila mengalami masalah puting susu masuk kedalam bisa dikonsultasikan caranya kepada bidan atau pun dokter.
  4. Pada tahap akhir bulan kehamilan, cobalah untuk memijat lembut payudara didaerah yang berwarna gelap (aerola) dan puting susu. Pada saat itu mungkin puting susu akan mengeluarkan beberapa tetes kolustrum (cairan kental bewarna kekuningan dari putting). Hal ini digunakan dan bermanfaat untuk membantu membuka saluran susu.
  5. Membersihkan payudara dan puting, jangan mengunakan sabun didaerah puting susu karena hal ini bisa menyebabkan daerah tersebut kering. Gunakan air saja lalu keringkan dengan handuk.
Dan diharapkan dengan ibu hamil menjalankan tips metoda dan cara perawatan payudara selama masa kehamilan dengan baik maka Air Susu Ibu akan bisa berproduksi dengan maksimal dan pemenuhan kebutuhan ASI bagi sang bayi akan juga tercukupi dengan baik pula. Sahabat-sahabat semunya bila mengalami ASI yang tidak keluar sahabat bisa membacanya dalam artikel berikut ini yaitu di sebab ASI tidak keluar sehingga dengan kita mengetahui mengapa ASI tidak keluar kita bisa melakukan berbagai cara pencegahan dan juga perawatan yang baik.

Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi

Banyak juga para ibu hamil yang menanyakan apakah ibu hamil boleh minum kopi?. Karena tentunya para ibu hamil menginginkan segala hal yang berhubungan dengan kehamilan dirinya termasuk kesehatan baik itu kesehatan ibu hamil itu sendiri ataupun kesehatan janin yang ada dalam kandungannya senantiasa terjaga kesehatannya. Karena berawal dari ibu sehat dan juga kehamilan yang sehat maka tentunya anak yang sehat akan bisa lahir dengan selamat serta sehat pula.

Kopi merupakan minuman yang seringkali dikonsumsi oleh masyarakat kita. Terutama adalah kaum laki-laki. Walaupun tak dapat dipungkiri kaum wanita juga banyak yang mengandrungi minuman yang satu ini. Kopi kita kenal juga dengan kandungannya yaitu kafein. Lalu adakah pengaruh kafein ini terhadap kehamilan. Dasar pemikiran ini juga yang banyak pula diteliti oleh kaum-kaum peneliti apakah benar bahwa seorang ibu hamil boleh minum kopi?

Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi

Untuk bisa menjawab pertanyaan seputar bolehkah ibu hamil minum kopi ini sedikit merujuk artikel oleh seorang dokter ahli gizi yaitu dr. Cindiawaty Pujdiadi,MARS,MS,SpGK yang bekerja di Rumah Sakit Medistra Jakarta Selatan yang menjawab pertanyaan di atas.

penelitian-penelitian mengenai konsumsi kopi pada masa kehamilan masih menjadi kontroversial. Masih diperlukan penelitian yang lebih lanjut. Ada juga sebuah penelitian yang menyatakan bahwa kafein pada kehamilan terutama dalam pemakaian dosis tinggi berhubungan dengan meningkatnya resiko keguguran spontan dan juga bayi lahir dengan berat badan rendah. Kafein juga bisa menyebabkan efek pada sistem kardiovaskular (jantung) janin, seperti halnya peningkatan denyut jantung (takikardia/berdebar-debar) dan gangguan irama jantung lainnya.

Penelitian yang dilakukan oleh Wisborg dan kawan-kawan menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi 4-7 cangkir kopi per hari akan beresiko 80% lebih tinggi untuk terjadinya kematian pada janin dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi kopi. Sementara penelitian lainnya menyatakan bahwa mengkonsumsi kafein kurang dari 200mg perhari tidak menyebabkan resiko keguguran meningkat atau pun bayi lahir prematur.

Melihat dari hasil-hasi penelitian yang ada di atas tadi mengenai hubungan antara kopi dengan kehamilan yang masih kontroversial, saran beliau sebaiknya bahwa para ibu hamil menghindari atau membatasi konsumsi kopi kurang dari 2 cangkir per hari. Bila benar-benar ingin konsumsi kopi, cobalah mengkonsumsi kopi yang decaf atau yang tidak mengandung kafein atau membatasi kopi maksimal 2 cangkir dalam satu harinya.

Kandungan kafein dalam 1 cangkir kopi berkisar antara 76-137 mg kafein. Kandungan kafein pada 2 cangkir teh berkisar antara 26-48 mg. Kafein tidak hanya dalam kopi dan juga teh saja, tetapi kafein juga terdapat pada coklat dan beberapa jenis soft drink. Untuk itulah bagi ibu hamil lebih baik membatasi konsumsi makanan atau pun minuman yang mengandung kafein sehingga tidak lebih dari 200 mg/hari.

Dengan hal tersebut di atas, dan dampak yang bisa timbul pada kehamilan akibat pengaruh kafein yang terdapat pada kopi, maka bagi para ibu hamil sebaiknya menghindari minum kopi demi kebaikan dan kesehatan atau pun bila memang harus minum kopi ada ukuran tertentu yang harus dipenuhi oleh para ibu hamil.

Tips Kehamilan Sehat

Tips Agar Kehamilan Sehat - Tips Menjaga Agar Kehamilan Sehat Kehamilan adalah sebuah proses yang dialami setiap wanita yang telah Allah tentukan untuk bisa mempunyai anak serta buah hati. Berbagai macam cara seringkali dilakukan oleh pasangan suami istri yang belum dikarunia anak setelah sekian lama menikah. Berbagai macam cara tips cepat hamil juga telah banyak dilakukan untuk bisa membuahkan sebuah kehamilan.

Untuk menjaga agar kehamilan berjalan dengan baik dan sehat tentunya kita juga membutuhkan akan pemeriksaan kehamilan yang dilakukan secara rutin dalam masa 9 bulan mengandung itu. Kali ini blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai tips hamil sehat ini dan semoga dengan kita mengetahui akan pentingnya kehamilan sehat ini dalam masa mengandung dan pengaruhnya nanti pada saat persalinan tentunya para calon ibu dan ayah menginginkan proses kehamilannya berjalan dengan sehat dan tanpa gangguan yang berarti. Walaupun tentunya dalam kehamilan seringkali kita menemui keluhan umum ibu hamil walaupun ini juga tak selalu terjadi pada setiap wanita yang hamil.

Tips Kehamilan Sehat

Berikut ini adalah beberapa tips kehamilan sehat yang perlu diketahui para calon ibu dan juga sang calon ayah juga memerlukan pengetahuan yang sama mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan berlangsung. Tips hamil sehat ini juga tentunya berlaku selama trimester kehamilan baik itu bagaimana cara hamil yang sehat pada trimester 1, menjaga kehamilan trimester 2 dan juga cara tips hamil sehat dalam trimester 3.

Tips cara agar kehamilan berjalan dengan sehat diantaranya yaitu :
  1. Kontrol teratur selama kehamilan kepada petugas kesehatan yang berkompeten. Memeriksakan kehamilan adalah salah satu faktor yang penting dalam rangka menjaga kehamilan dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Dengan melakukan pemeriksaan kehamilan yang teratur maka bila ada tanda-tanda dan gejala yang kurang baik dalam masa kehamilan bisa dideteksi dini dan diberikan pengobatan dan perawatan bilamana hal tersebut diperlukan.
  2. Makan makanan yang bergizi dan sehat bagi ibu hamil. Pentingnya asupan gizi nutrisi bagi ibu hamil ini karena akan sangat berpengaruh bagi ibu hamil dan sang janin. Dan hal ini juga untuk mencegah anemia (kurang darah) selama hamil. Mencegah anemia pada ibu hamil bisa dilakukan dengan banyak makan makanan semubar zat besi seperti halnya sayuran hijau tua, tempe, tahu, kacang hijau, kacang merah, telur, ikan dan daging. Karena pengaruh anemia pada kahamilan akan bisa berdampak buruk dan tidak sehat bagi sang ibu dan janinnya. Untuk itu ibu hamil seringkali diberikan tablet dan obat penambah darah untuk mencegah anemia ini. Tanda anemia pada kehamilan bisa berupa pusing, lemah, pucat dan penglihatan berkunang-kunang.
  3. Hindari kebiasaan-kebiasaan yang berefek negatif pada kehamilan seperti halnya meroko dan juga minum-minuman keras. Karena hal tersebut akan sangat membahayakan kesehatan dan juga keselamatan sang ibu dan juga janinnya.
  4. Bila dalam kahamilan memerlukan pengobatan dan juga pemberian obat maka hal tersebut harus dikonsultasikan dahulu kepada medis dokter atau pun bidan. Obat-obatan yang sering diminum sebelum hamil, misalnya pemberian obat seperti halnya obat-obatan untuk hipertensi, epilepsi, asma atau kencing manis, perlu dikonsultasikan kembali dengan dokter ataupun tenaga kesehatan tempat kita memeriksakan kehamilan.. Apakah perlu dilakukan perubahan atau penyesuaian dengan kehamilan yang sedang berjalan ini. Apakah obat-obatan ini aman digunakan dalam kehamilan?
Demikian sahabat sedikit mengenai cara dan tips agar kehamilan sehat baik itu sehat bagi sang calon ibu dan juga sang janin itu sendiri. Dan semoga tips kehamilan sehat ini bisa berguna dan dapat memberikan manfaat. Dan hamil sehat adalah merupakan impian setiap ibu hamil dan impian itu harus bisa diwujudkan agar generasi-generasi penerus bangsa lebih sehat dan cerdas ke depannya aamiin.

Macam Pemeriksaan Kehamilan

Macam Pemeriksaan Kehamilan - Macam Jenis Pemeriksaan Kehamilan Kehamilan adalah sebuah proses yang dialami setiap wanita yang telah Allah tentukan untuk bisa mempunyai anak serta buah hati. Berbagai macam cara seringkali dilakukan oleh pasangan suami istri yang belum dikarunia anak setelah sekian lama menikah. Berbagai macam cara tips cepat hamil juga telah banyak dilakukan untuk bisa membuahkan sebuah kehamilan. Untuk mengetahui bagaimana cara tips cepat hamil sahabat bisa membacanya di tips trik cepat hamil

Nah bagi wanita pada umumnya yang tidak mengalami "kesulitan mempunyai keturunan" tentunya juga harus banyak bersyukur atas nikmat sehat tersebut. Dan salah satu cara mensyukuri nikmat sehat bagi ibu hamil adalah dengan memeriksakan kehamilannya secara rutin. Karena manfaat pemeriksaan kehamilan itu sendiri banyak baik itu untuk sang ibu hamil itu sendiri atau pun janin yang sedang dalam kandungannya. Bagi tiap ibu hamil yang menginginkan kehamilan sehat maka pemeriksaan kehamilan ini adalah salah satu point pentingnya.

Pemeriksaan Kehamilan

Pentingnya pemeriksaan kehamilan itu sendiri adalah karena dalam proses pemeriksaan kehamilan itu sendiri akan bisa memonitoring secara keseluruhan keadaan kesehatan, kondisi ibu hamil dan juga janinnya. Dengan pemeriksaan kehamilan kita dapat mengetahui perkembangan kehamilan, tingkat kesehatan kandungan, kondisi janin, dan bahkan penyakit atau kelainan pada kandungan yang diharapkan dapat dilakukan penanganan secara dini.

Pemeriksaan kehamilan juga bermanfaat untuk mengetahui asupan gizi yang dibutuhkan oleh bayi agar semua kebutuhan nutrisinya selama dalam kandungan bisa tercukupi dengan baik dan optimal. Pemeriksaan kehamilan juga berfungi untuk bisa mendeteksi adanya berbagai masalah yang berkaitan dengan masa kehamilan yang sering muncul selama masa kehamilan, dan juga untuk bisa menghindari kehamilan resiko tinggi.

Lantas macam pemeriksaan kehamilan apa saja yang biasanya dilakukan pada seorang ibu hamil, atau jenis pemeriksaan kehamilan apa saja yang dilakukan tenaga kesehatan baik itu dokter, bidan atau tenaga kesehatan yang kompeten dalam bidang obstetri dan ginekologi.

Berikut beberapa pemeriksaan kehamilan dan diantaranya yaitu :
  1. Pemeriksaan Berat Badan. Bila kita berkunjung ke tenaga kesehatan baik itu dokter kebidanan dan kandungan atau pun seorang bidan pada saat hamil maka yang pertama kali dilakukan adalah dengan pemeriksaan berat badan ini (timbang badan). Tujuan pemeriksaan kehamilan ini adalah untuk mengetahui peningkatan berat badan ibu hamil dalam setiap bulannya. Bila berat badannya naik secara normal dan tidak ada peningkatan berat badan berlebihan maka itu salah satu indikasi kehamilan sehat juga.
  2. Pemeriksaan Perut. Pemeriksaan kehamilan ini selalu dilakukan setiap kali kontrol dan memeriksakan ibu hamil. Tujuan pemeriksaan perut pada kehamilan adalah melihat posisi atas rahim, mengukur pertumbuhan janin, dan mengetahui posisi janin. Karena posisi janin juga berubah sesuai dengan umur kehamilan.
  3. Pemeriksaan Detak Jantung Janin. Pemeriksaan ini bila dilakukan oleh seorang dokter kandungan atau pun bidan dilakukan dengan cara yang dinamakan tehnik doopler. Atau juga bisa dengan alat USG kehamilan. Mengetahui detak jantung janin ini juga berfungsi dan bermanfaat untuk mengetahui apakah janin dalam kondisi sehat atau pun tidak.
Lalu kapan pemeriksaan kehamilan ini dilaksanakan dan dilakukan. Pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan yang berkompeten contohnya adalah melalui dokter kandungan atau pun bidan dengan minimal pemeriksaan 3 kali selama kehamilan yaitu pada usia kehamilan trimester pertama, trimester kedua dan pada kehamilan trimester ke tiga, itupun jika kehamilan normal. Namun ada baiknya pemeriksaan kehamilan dilakukan sebulan sekali hingga usia 6 bulan, sebulan dua kali pada usia 7 - 8 bulan dan seminggu sekali ketika usia kandungan menginjak 9 bulan.

Pemeriksaan kehamilan ini pula bila di masyarakat pedesaan dikenal dengan ANC (Ante Natal Care) Pengertian antenatal care ini adalah kunjungan ibu hamil dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan pelayanan ANC sesuai standar yang ditetapkan. Istilah kunjungan disini tidak hanya mengandung arti bahwa ibu hamil yang berkunjung ke fasilitas pelayanan, tetapi adalah setiap kontak tenaga kesehatan baik diposyandu, pondok bersalin desa, kunjungan rumah dengan ibu hamil tidak memberikan pelayanan ANC sesuai dengan standar dapat dianggap sebagai kunjungan ibu hamil.

Demikian yang sedikit sahabat mengenai pemeriksaan kehamilan dan juga ANC (Ante Natal Care) dan semoga dengan kita mengetahui akan manfaat pemeriksaan kehamilan ini baik itu bagi ibu hamil sendiri maupun sang janin maka kita tidak menyepelekan akan pentinga pemeriksaan kehamilan ini. Dan semoga pula dengan melakukan pemeriksaan kehamialn secara teratur kesehatan ibu dan janin senantiasa terpantau dengan baik dan bila ditemukan adanya suatu kelainan bisa segera dapat ditangani dengan baik.